PT Winnersumbiri Knitting Factory

Diposkan oleh Ratna Hartiningtyas

PT Winnersumbiri Knitting Factory

Perusahaan ini adalah perusahaan yang sudah berdiri cukup lama. Winnersumbiri Knitting Factory bergerak di industri tekstil dan memiliki kantor di sekitar Tangerang. Saat ini perusahaan sedang membutuhkan kandidat untuk mengisi lowongan kerja di kantor ini, yaitu sebagai:


Accounting Supervisor
(Banten)


Beberapa ketentuan yang diberikan apabila Anda ingin melamar adalah sebagai berkut:

Pria / Wanita
Usia tertinggi yang diprbolehkan untuk melama adalah 35 tahun
Pendidikan minimal yang diharuska adalah D3 jurusan akuntansi
Pelmar harus mengerti Program MYOB
Memiliki Pengalaman bekerja sedikitnya 2 tahun di bidang manufacturing dan menjabat sebagai seorang accounting supervisor
Fresh Graduates juga dapat mendaftar menjadi pelamar
Pegawai yang berdomisili Tangerang sangat diutamakan
Apabila Anda memenuhi syarat dan berminat untuk bekeja di perusahaan kami, maka Anda dapat mengirimakn CV melalui Email ke:


Mulyati@sumbiritex.com

More aboutPT Winnersumbiri Knitting Factory

BGC, Cust Serv

Diposkan oleh Ratna Hartiningtyas

BGC Group merupakan salah satu Search Asia Pasifik. Perusahaan ini pernah terpilih sebagai 10 Vendor Top SDM tahun 2009 untuk Singapura, sebuah bisnis yang benar-benar nasional menikmati pertumbuhan yang stabil dalam pendapatan dan pangsa pasar. Perusahaan BGC ini memiliki sistem perekrutan yang sangat baik dan merupakan sebuah perusahaan pencari eksekutif yang selanjutnya akan bekerta sebagai seorang pemimpin di perusahaan-perusahaan besar. Perusahaan ini bertempat di Raffles Place, saat ini, perusahaan ini sedang mencari dan merekrut sejumlah spesialis search.


Cust Serv
(Singapura)


Beberapa ketentuan yang dibutuhkan:
Dapat memegang tugas sebagai seorang Customer Service yang baik dan mampu menyiapkan Administrasi
Mampu menyiapkan laporan
Dapat mengatur/me-manage data ke dalam sistem in-house
Mampu memperbarui informasi penting

Persyaratan:
Min. 'O' Level GCE atau setingkat SMA+ di Indonesia
memiliki pengalaman kerja sebelumnya di Administrasit
Kemampuan berbahasa Inggris dan Cina merupakan nilai tambah!

Bunga pelamar silakan maju cv terbaru (dengan gaji yang diharapkan dan tanggal ketersediaan) dalam lampiran kata untuk temps05@bgc-group.com. Silakan kunjungi website kami untuk melihat posisi lain yang saat ini sedang kami cari
More aboutBGC, Cust Serv

MANAJER PERKEBUNAN, Kalimantan Barat

Diposkan oleh Ratna Hartiningtyas

Tentubekerja di sebuah hutan adalah hal yangs angat emenegangkan mana kala kita harus mampu bertahan hiudp di kediaman kecil kia di tengah hutan. Saat ini adalah sebuah perusahaan di Malaysia yang sedang melakukan operasi pebangunan perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Barat. Lowongan ini dibuka apabila Anda berinat untuk menempati jabatan sebagai berikut:

MANAJER PERKEBUNAN
(Kalimantan Barat)

Apabila Anda benar-benar ingin bekerja di sini, maka berikut ini adalah hla yang perlu Anda perhatikan:

Anda akan bertanggung jawab dalam mengoperasikan perkebunan secara keseluruhan
Anda harus bertanggung jawab dalam  pengelolaan biaya dan overhead dan memastikan bahwa semua anggaran sesuai dengan kebutuhan perusahaan
Anda harus mempunyai komiten, mampu membuat jadwal dan taat pada  jadwal tanam dan pembukaan lahan
Memastikan kepatuhan bawahannya terhadap SOPP yang berlaku

Beberapa persyaratan yang harus diperhatikan
Calon pelamar memiliki gelar sarjana atau diploma jurusan Pertanian / Perkebunan Manajemen atau disiplin yang terkait. Selain merupakan pekerja yang cukup qualified, pelamaar juga harus memliki pengalaman bekerja sebelumya selama beberapa tahun
Pengalaman di operasi serupa di Indonesia adalah nilai tambah tersendiri
Setidaknya 5 tahun pengalaman kerja dalam menangani fungsi operasi di industri perkebuna, khususnya i bidang kelapa sawit
Pekerja keras, rajin dan memiliki keterampilan pengawasan dan kepemimpinan yang baik
Harus mahir dalam bahasa Inggris lisan dan tulisan

E-mail ke careers.ops@pinepac.com.mycomplete
More aboutMANAJER PERKEBUNAN, Kalimantan Barat

Bagaimana cara memilih teman yang cocok untuk berbisnis

Diposkan oleh Work Hard Play Hard

Tidak semua teman bisa Anda ajak kerja sama. Pilihlah yang terbaik berdasarkan kriteria berikut dari Ahmad Gozali, konsultan keuangan dari Biro Perencana Keuangan Safir Senduk & Rekan:
1. Sudah kenal lama. Pastikan Anda sudah tahu sifat-sifatnya, apakah dia seorang pekerja keras atau tidak, senang bergaul atau penyendiri, rasional atau emosional, dan lain sebagainya.
2. Pernah bertengkar hebat dengannya. Saat bertengkar, Anda jadi tahu aslinya sahabat seperti apa. Kalau selama ini akur-akur saja, mungkin ia memang hanya memperlihatkan sisi baiknya pada Anda, sementara yang jelek-jelek disembunyikan. Jangan sampai Anda kaget karena baru mengetahui diri aslinya bila bertengkar saat berbisnis. Ini bisa merusak usaha yang sudah Anda rintis.
3. Pernah mengurus uang dengannya. Uang bisa mengubah kepribadian seseorang 180 derajat. Akan lebih baik bila Anda punya pengalaman menyangkut uang dengannya. Pilihlah sahabat yang terampil mengatur keuangan. Jangan malah mengajak sahabat yang memperlakukan uang bak air mengalir.
4. Profesional dan menghargai waktu. Di waktu luang, sahabat bisa saja bersantai. Tetapi ketika berbisnis, ia harus bisa menempatkan dirinya sesuai tuntutan pekerjaan. Waktu, reputasi usaha, dan kepercayaan klien sangatlah berharga. Hindari memilih teman yang menggampangkan segala sesuatunya.
Setelah berhasil menemukan teman yang memenuhi syarat, Anda juga perlu memperhatikan hal-hal yang harus Anda lakukan sebelum mulai berbisnis bersama:
Membuat perjanjian resmi. Perjanjian ini harus dibuat dalam bentuk hitam di atas putih. Artinya ada dokumen tertulis. Walaupun berniat baik, bisa saja suatu hari salah satu pihak khilaf. Dokumen ini berguna sebagai rujukan untuk meluruskan kembali penyimpangan.
"Anda bisa pergi ke notaris untuk urusan ini, atau bisa membuatnya sendiri di atas kertas segel atau kertas biasa dengan materai. Jabarkan segalanya sedetail mungkin," kata Ahmad. Buat dalam dua rangkap, untuk Anda dan sahabat, lalu tanda tangani.
Membuka rekening. Menurut Ahmad, kalau usahanya masih berskala kecil, Anda berdua cukup memiliki satu rekening atas nama salah satu pihak saja. Yang banyak terjun di lapangan bisa memegang kartu ATM-nya dan yang bekerja di balik meja dapat menyimpan buku tabungannya. Jika usaha sudah maju, Anda berdua bisa membuat rekening bersama (joint account).
Sepakat menunjuk orang ketiga sebagai penengah. Akan lebih baik bila Anda sudah mengetahui siapa orang ini terlebih dahulu. Dengan demikian Anda tidak repot ke sana-sini mencari pihak yang bersedia bertindak sebagai mediator bila terjadi masalah. Anda juga dapat mengikutsertakan seorang konsultan atau perencana keuangan di awal merintis usaha. Ada biaya yang mesti dibayar kalau memakai jasa konsultan.
Rajin berkomunikasi dan selalu berterus-terang. Bila ada yang kurang sreg di hati, ungkapkan baik-baik. Jangan memendamnya sambil berharap ia akan menyadarinya sendiri. Ingat, Anda hanya boleh mengkritiknya dari sisi pekerjaan, bukan pribadi. Katakan padanya bahwa yang Anda lakukan adalah demi kemajuan usaha bersama.
More aboutBagaimana cara memilih teman yang cocok untuk berbisnis

Bagaimana cara berbisnis dengan teman

Diposkan oleh Work Hard Play Hard

Banyak pasangan sahabat yang memutuskan untuk bergabung dan menjalankan suatu bisnis bersama-sama. Alasannya sangat masuk akal. Merasa sudah sangat cocok sebagai teman, pasangan sahabat ini berpikir mereka juga akan secara otomatis cocok sebagai mitra kerja.
Ternyata, pemikiran ini tidak selalu benar. Menurut anggapan Ahmad Gozali, konsultan keuangan dari Biro Perencana Keuangan Safir Senduk & Rekan, tidak semua sahabat bisa Anda ajak kerja sama. Persahabatan dan bisnis adalah dua hal yang benar-benar berbeda.
"Alasan paling utama tentu saja karena uang berperan di sini," kata Ahmad. Seperti yang sudah kita ketahui, uang memang berpotensi menjadi pemicu konflik.
Tujuan berbisnis adalah untuk mendapatkan keuntungan, tetapi bila ini tidak terjadi, kedua orang ini bisa berselisih paham. Apalagi kalau salah satu pihak merasa dicurangi. Sebelum mengajak teman untuk bergabung dalam bisnis, Ahmad menyarankan Anda untuk memikirkannya lebih mendalam. Di bawah ini adalah beberapa faktor yang bisa Anda jadikan pertimbangan:
Jenis usaha. Sebenarnya semua jenis usaha bisa dilakukan bersama mitra kerja. Tidak ada batasan mengenai usaha apa yang semestinya dikerjakan sendiri dan yang dijalankan bersama orang lain. Mau berjualan tanaman atau berdagang pakaian, boleh saja.
Tapi Ahmad mengingatkan, jika ukuran bisnisnya masih terlalu kecil, mungkin lebih baik Anda menjalaninya sendiri terlebih dulu. Apalagi, jika jumlah pesanan masih sangat sedikit. "Kalau skalanya kecil dan yang mengerjakan terlalu banyak, ujung-ujungnya malah bisa ribet," kata Ahmad.
Jumlah mitra
Bagi pemula, menurut Ahmad, jumlah mitra sebaiknya tidak lebih dari tiga orang. Kalau jumlahnya lebih dari tiga, pembagian tugas bisa jadi sulit. "Semakin banyak kepala, semakin sulit menggabungkan ide, pendapat, visi, dan misi," tuturnya.
Minat
Akan sangat baik bila teman yang Anda ajak bergabung memiliki minat yang sama dengan Anda. Ia pun akan menjalani bisnis dengan penuh antusiasme dan tidak merasa terbebani. Kalaupun minatnya berbeda, setidaknya ia mempunyai pengetahuan mengenai usaha yang akan dijalankan. Jangan memilih mitra yang tidak tahu apa-apa tentang bisnis tersebut.
Pemisahan urusan kerja dari pribadi
Tanyakan hal ini pada diri Anda sendiri, "Bisakah saya membedakan mana yang urusan pekerjaan, dan mana yang murni urusan pribadi?" Banyak masalah usaha timbul karena orang-orang yang terlibat di dalamnya tidak mampu memilah-milah dua hal ini. Mereka akhirnya saling menyerang aspek-aspek kehidupan pribadi dan tidak mengacu pada masalah pekerjaan yang sebenarnya.
Pembagian tugas
Tentukan siapa yang menangani bagian apa. Sebaiknya kedua-duanya tidak menangani bagian yang sama karena akan tumpang-tindih dan terjadi kesalahpahaman. Bicarakan hal ini sejak awal dengan sang sahabat.
Kebanyakan pasangan bisnis bergabung karena mereka memiliki kelebihan yang tidak dipunyai temannya. Jadi mereka saling melengkapi. Kalau lebih jago di lapangan dan supel menghadapi orang, mungkin Anda bisa mencari mitra yang bisa menangani urusan dari balik meja, misalnya soal administrasi.
Pembagian ini juga berlaku dalam hal dana. Mitra bisa jadi adalah orang yang menyuntikkan modal dalam nadi usaha Anda. Atau sebaliknya, Anda memiliki modal, tapi tidak punya orang untuk menjalankannya.
Tentukan siapa bosnya
Menurut Ahmad, tidak bisa dua orang menjadi pemimpin pada saat yang bersamaan. Harus dipilih satu orang untuk menjadi pemimpin. Kalau dua-duanya ngotot jadi pimpinan, suasana bisa tegang. Anda dan teman harus menentukan siapa yang menjadi direktur dan siapa yang menjadi wakil direktur. Tempatkan ego Anda berdua di bawah kepentingan usaha. Setelah itu, komunikasikan hal ini kepada karyawan dan klien.
Pembagian keuntungan
Inilah salah satu isu paling sensitif dalam dunia usaha. Besarnya keuntungan yang dibagi harus benar-benar dipahami dan disepakati di awal. Kalau tidak tercapai kesepakatan, lupakan saja rencana ini.
Ahmat berpendapat, pembagian keuntungan ini sifatnya sangat fleksibel. Tidak ada hukum atau undang-undang yang mengatur hal ini. Salah satu hal yang menentukan (pembagian keuntungan) adalah jenis bisnis. Kalau usaha lebih mengacu pada usaha padat modal, pemberi modallah yang semestinya mendapatkan bagian keuntungan lebih besar. Tetapi kalau mengacu pada usaha padat karya, orang yang lebih banyak bekerja di lapanganlah yang seharusnya dihargai lebih.
Pembagian keuntungan atau sistem penggajian bisa bermacam-macam, misalnya tahunan atau bulanan. Jika pembagian hasil baru dilakukan di penghujung tahun, pihak yang bekerja (bukan yang memberi modal) bisa memperoleh gaji meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak. Di akhir tahun ia akan tetap mendapat pembagian keuntungan, tetapi sudah dikurangi gaji bulanan. Jadi jumlahnya pasti lebih sedikit daripada yang didapat si pemberi modal.
Gaji perlu diberikan setiap bulan kepada pihak yang lebih banyak di lapangan karena diasumsikan orang tersebut pasti keuangannya lebih lemah daripada pihak pemberi modal. Namun, bila pembagian hasil dilakukan per bulan, pihak yang bekerja tidak perlu memperoleh gaji.
Bukan tidak mungkin pembagian keuntungan ini diubah sesuai perkembangan di masa depan.
Intervensi
Siapakah yang punya hak suara dalam usaha Anda? Apakah hanya Anda berdua atau keluarga pun bisa mengintervensi? Perjelas hal ini di awal. Jangan sampai suatu hari nanti usaha Anda direcoki pihak-pihak yang tidak semestinya ikut campur.
Idealnya, kata Ahmad, yang memiliki hak suara hanyalah Anda dan sahabat. Suami-suami bahkan tidak seharusnya campur tangan. Mereka boleh memberi masukan, tetapi pengambilan keputusan tetap berada di tangan Anda berdua. Bila terjadi konflik, Ahmad menyarankan untuk mencari seorang konsultan atau tenaga profesional lain yang bisa diajak berdiskusi.
More aboutBagaimana cara berbisnis dengan teman

Bagaimana cara mendapatkan suntikan modal untuk usaha kecil

Diposkan oleh Work Hard Play Hard

Akses modal untuk pengembangan usaha kerapkali menjadi kendala usaha skala kecil. Bantenese Chocolate Al Madad milik Sofihah pun mengalami kendala ini. Meski begitu, motivasi dan inovasi bisnis membawa usaha rumahan ini mencapai sukses.

Dalam dua tahun saja, bisnis cokelat milik Sofihah berhasil balik modal. Perempuan yang banting setir dari karyawan menjadi pebisnis ini juga telah membuka tiga outlet di daerah asal usahanya, Serang, provinsi Banten.

Kegigihan, keberanian mengambil risiko, diperkuat dengan inovasi produk menjadi kunci keberhasilan usahanya. Sofihah mulai merambah pasar di luar Serang. Pelanggannya berasal dari berbagai kota seperti Bandung, Semarang, dan Yogyakarta.

Pengembangan usaha dengan dukungan BUMN
Masalah klise usaha kecil di antaranya adalah sulit mendapatkan bantuan modal dari perbankan. Sofihah tak patah arang. Untuk meningkatkan produksi, termasuk membuka outlet di pusat belanja, Sofihah berhasil menggaet kepercayaan BUMN untuk memberikannya suntikan modal.

"Padahal prinsipnya, menurut saya, adalah kemampuan pemilik usaha untuk membayar pinjaman. Jika usaha yang dijalankan terbukti mampu mempertahankan keberlangsungan usaha dan mampu melunasi pinjaman harusnya sudah cukup menjadi syarat. Tanpa perlu agunan atau syarat lain yang seringkali tak dimiliki usaha kecil," kata Sofihah, yang mengaku tak bisa memenuhi persyaratan perbankan untuk mendapat suntikan modal.

Mengandalkan konsistensi dan komitmen dalam mengembangkan bisnis, Sofihah mengirim proposal ke BUMN Jasa Raharja di Banten.

Melalui program kemitraan BUMN dengan usaha kecil, Sofihah mendapatkan suntikan modal untuk meningkatkan produksi cokelat.

"BUMN memberikan dukungan kepada usaha kecil dengan lebih melihat kepada keberlangsungan usaha, dan peluang usaha tersebut dalam membuka lapangan pekerjaan," jelas Sofihah kepada Kompas Female di sela SMEsCO UKM Food & Packaging Expo 2010 di Gedung SMEsCO Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (27/10/2010) lalu..

Jadi, kata Sofihah, jangan patah semangat jika usaha kecil tak cukup memenuhi syarat mendapatkan akses modal perbankan. Coba saja mendatangi BUMN yang memiliki program binaan untuk usaha kecil, sarannya.

"Buatlah proposal yang jujur dan transparan. Buat profil usaha hingga kebutuhan keuangan yang diperlukan secara benar, bukan rekayasa," tambahnya.
More aboutBagaimana cara mendapatkan suntikan modal untuk usaha kecil

Bagaimana cara melakukan perencanaan financial untuk kehadiran anak

Diposkan oleh Work Hard Play Hard

Kebanyakan pasutri tentunya menginginkan kehadiran anak dalam keluarga. Namun memiliki anak membutuhkan perencanaan finansial yang matang, sesuai prioritas kebutuhan sejak merencanakan memilili anak.

Ligwina Hananto, perencana keuangan, menegaskan sudah waktunya bagi para calon orangtua untuk membuat perencanaan keuangan saat memutuskan memiliki anak. Kesadaran ini perlu dibangun sejak awal, bahkan lebih baik lagi jika disiapkan atau dibicarakan sebelum menikah.

"Kecenderungannya persiapan pernikahan lebih diutamakan daripada kehidupan pasangan setelah perayaan pernikahan. Dengan mengalokasikan banyak uang untuk pesta pernikahan, namun tak merencanakan atau mempersiapkan dana untuk kehamilan dan anak," Ligwina mengkritisi persoalan keuangan keluarga dalam seminar seputar kehamilan beberapa waktu lalu.
Perencanaan keuangan untuk anak sebaiknya dimulai saat masa kehamilan, dilanjutkan dengan persiapan melahirkan, hingga pendidikan anak kelak. Akan lebih baik lagi jika biaya untuk anak ini sudah dipersiapkan sejak awal dengan perhitungan untuk jangka panjang, bukan keputusan emosional.
"Seringkali, orangtua menjadi emosional pada kehamilan anak pertama dengan menyiapkan setiap kebutuhan bayi dengan kualitas terbaik, dan tentunya harga yang mahal," jelas Ligwina.
Masa Kehamilan
Mulailah menyiapkan biaya masa kehamilan dengan merencanakan keuangan jauh hari sebelum hamil. Dengan merencanakan biaya kehamilan, Anda dan pasangan bisa menyiapkan kehamilan lebih baik, termasuk kesehatan kandungan.
Sebelum memasuki masa kehamilan, Anda dan pasangan tentunya perlu melakukan pemeriksaan kesehatan. Apalagi jika pasutri termasuk pasangan yang sulit punya anak setelah usia pernikahan di atas satu atau dua tahun. Anda tentu memerlukan pemeriksaan kesehatan reproduksi lebih lengkap lagi.
Kebutuhan yang Anda dan pasangan perlukan dalam masa kehamilan di antaranya memeriksakan diri ke dokter minimal satu bulan sekali, USG (minimal satu bulan sekali), dan vitamin. Di luar faktor kesehatan, sebagai bagian keluarga Anda dan suami juga menjalani tradisi seperti syukuran, dan aktivitas ini memerlukan biaya tentunya. Belum lagi mempersiapkan baju hamil, senam hamil sebagai pendukung kesiapan mental dan kesehatan calon ibu, juga berbagai kebutuhan informasi seputar kehamilan dari buku atau majalah.
Masa melahirkan
Dana melahirkan akan selalu naik seiring laju inflasi. Artinya, saat mempersiapkan dana kelahiran, pasutri perlu memperhitungkan inflasi. Beruntung bagi pasangan bekerja yang mendapat pembiayaan melahirkan dari tempat Anda atau suami bekerja. Jika kantor tidak menyediakan dana melahirkan untuk karyawannya, Anda dan suami perlu memperhitungkan setiap pengeluaran dengan terinci.
"Persiapkan dana melahirkan dengan worst case, yakni skema caesar. Jika pun ternyata melahirkan normal, kelebihan dana dapat digunakan untuk keperluan lain, seperti dana pendidikan anak," tutur Ligwina.
Bahkan setelah melahirkan pun masih ada biaya lain yang diperlukan. Misalnya syukuran, dokter anak, imunisasi, jasababy sitter, diapers, vitamin, dan makanan bayi.
Cukupkah tabungan di bank memenuhi semua kebutuhan ini? Jika tidak, saatnya memikirkan investasi. Sebelum menjatuhkan pilihan investasi, buatlah prioritas perencanaan keuangan sesuai kebutuhan. Komunikasikan dengan pasangan untuk menentukan prioritas keluarga. Jika merasa perlu, konsultasikan masalah keuangan keluarga atau pasangan dengan pakarnya.
More aboutBagaimana cara melakukan perencanaan financial untuk kehadiran anak